, ,

PALAKAT! Gubernur Yulius Selvanus Ganti Nama dan Bentuk Perumda Baru, Begini Penjelasannya

by -391 Views
cek disini

Amurang – Langkah mengejutkan datang dari Gubernur Kalimantan Tengah, Yulius Selvanus. Dalam sebuah konferensi pers yang digelar di Kantor Gubernur, ia mengumumkan keputusan strategis untuk mengganti nama sekaligus membentuk Perusahaan Umum Daerah (Perumda) baru yang dinilai lebih relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Keputusan ini sontak mengundang beragam respons, baik dari kalangan legislatif, pelaku usaha, hingga masyarakat luas.

Alasan di Balik Perubahan

Gubernur Yulius menegaskan bahwa perubahan ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan upaya transformasi manajemen perusahaan daerah agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Perusahaan daerah harus mampu menjawab tantangan ekonomi modern. Dengan restrukturisasi ini, kita ingin menghadirkan Perumda yang sehat, transparan, dan benar-benar menjadi motor penggerak pembangunan daerah,” tegas Yulius.

Menurutnya, beberapa perusda lama dinilai tidak optimal dalam memberikan kontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan format baru, pemerintah berharap perumda mampu bersaing secara profesional sekaligus tetap mengedepankan pelayanan publik.

Fokus Bisnis Perumda Baru

Perumda yang dibentuk ini akan bergerak di sektor strategis, mulai dari energi, pangan, hingga jasa keuangan mikro. Pemprov Kalteng menilai sektor-sektor tersebut memiliki potensi besar untuk menopang pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka lapangan kerja baru.

“Pangan dan energi adalah kebutuhan dasar masyarakat. Jika dikelola dengan baik oleh perumda, maka masyarakat bisa mendapatkan manfaat langsung, dan daerah pun memperoleh tambahan PAD yang signifikan,” tambahnya.

Yulius Selvanus
Yulius Selvanus

Baca juga: Pemerintah Sulut Dukung Warbiasa Liga Gubernur 2025 sebagai Wadah Kreatif serta Promosi Pariwisata dan Budaya

Mekanisme dan Landasan Hukum

Pembentukan perumda baru ini dilakukan dengan mengacu pada Peraturan Pemerintah serta Perda yang sudah disahkan oleh DPRD. Gubernur Yulius memastikan seluruh proses dilakukan secara transparan dan akuntabel.

“Tidak ada yang ditutup-tutupi. Semua mekanisme sesuai aturan. Ini bukan proyek coba-coba, melainkan langkah serius untuk memperbaiki tata kelola ekonomi daerah,” ungkapnya.

Tanggapan DPRD dan Publik

Sejumlah anggota DPRD Kalteng mengapresiasi langkah berani tersebut, meski tetap memberikan catatan. Mereka menekankan agar pemerintah tidak hanya fokus pada pembentukan perumda, tetapi juga memastikan SDM yang kompeten dan bebas dari praktik korupsi.

“Perubahan ini bagus, tapi jangan sampai hanya ganti nama tanpa perubahan kinerja. Kita butuh profesionalisme dan komitmen agar perumda baru ini benar-benar menjadi kebanggaan daerah,” ujar salah satu legislator.

Sementara itu, masyarakat menilai keputusan ini sebagai langkah segar, meski sebagian masih skeptis. “Semoga bukan sekadar formalitas. Harapan kami, perumda baru ini bisa benar-benar membantu rakyat kecil,” kata Yudi, seorang pelaku UMKM di Palangka Raya.

Harapan ke Depan

Dengan restrukturisasi ini, Gubernur Yulius Selvanus berharap perumda baru dapat menjadi ikon ekonomi daerah sekaligus menjawab tantangan global. Ia menegaskan bahwa kunci keberhasilan terletak pada integritas pengelola dan dukungan semua pihak.

“Perumda ini harus jadi rumah besar ekonomi rakyat. Mari kita kawal bersama agar keputusan ini tidak hanya tercatat di atas kertas, tetapi juga nyata dirasakan oleh seluruh masyarakat Kalimantan Tengah,” tutup Yulius.

tokopedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.