Amurang – IRT di Bandung Terseret Aspal demi Pertahankan Tas dari Jambret. Aksi kejahatan jalanan kembali terjadi di Kota Bandung. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), Lusiana Damayanti, menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) atau jambret di kawasan Sukaluyu, Kecamatan Cibeunying Kaler, Senin 8 Desember 2025.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka setelah terseret di aspal saat berupaya mempertahankan tas miliknya dari tarikan pelaku.Kapolsek Cibeunying Kaler, Komisaris Polisi Rizal Jatnika membenarkan peristiwa tersebut. Menurut Rizal, kejadian bermula ketika korban baru saja tiba di rumah kerabatnya di kawasan tersebut.
Saat turun dari mobil sambil membawa barang belanjaan, pelaku yang mengendarai sepeda motor tiba-tiba mendekat. “Pelaku langsung menarik paksa tas selendang korban. Korban yang kaget reflek mempertahankan tasnya hingga terjadi tarik menarik,” ujar Rizal di Mapolsek Cibeunying Kaler di Jalan Cikutra Barat, Kota Bandung pada Selasa 9 Desember 2025.Kalah tenaga, korban akhirnya terjatuh dan terseret beberapa meter oleh pelaku yang memacu kendaraannya. Warga yang mendengar teriakan korban dan melihat kejadian tersebut langsung bereaksi.”Korban mengalami luka-luka dan langsung kami evakuasi ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis,” katanya.
Baca Juga : Kebakaran Gedung Terra Drone Jakarta Pusat Tewaskan 22 Orang
Pelaku DiamankanUpaya pelaku berinisial DDG (32) untuk melarikan diri gagal total. Warga yang geram langsung mengepung pelaku. Beruntung, unit patroli Polsek Cibeunying Kaler yang tengah melintas di lokasi kejadian segera mengamankan pelaku dari amuk massa. ”Pelaku beserta barang bukti satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih-hitam yang digunakan untuk melakukan aksi kejahatan sudah kami amankan untuk proses penyidikan lebih lanjut,” ucap Rizal.
Diketahui, pelaku merupakan buruh harian yang berdomisili di kawasan Cicendo, Kota Bandung. Atas kejadian ini, Rizal mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi kejahatan jalanan, bahkan saat berada di lingkungan perumahan sendiri. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka setelah terseret di aspal saat berupaya mempertahankan tas miliknya dari tarikan pelaku.
Warga yang mendengar teriakan korban dan melihat kejadian tersebut langsung bereaksi.”Korban mengalami luka-luka dan langsung kami evakuasi ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis,” katanya.”Kami imbau warga untuk tetap waspada, terutama saat membawa barang berharga di tempat terbuka. Kejahatan bisa terjadi kapan saja,” tuturnya. Berita Pilihan









