News Amurang– Komitmen menjaga kelestarian lingkungan terus ditunjukkan oleh Eiger Adventure, brand perlengkapan outdoor asal Indonesia. Dalam rangka memperingati momentum pelestarian alam, Eiger resmi meluncurkan program penanaman 1,8 juta pohon di kawasan lahan kritis Puncak, Bogor.
Program ini diharapkan dapat memulihkan ekosistem, memperbaiki kualitas udara, sekaligus mencegah bencana ekologis seperti banjir dan longsor yang kerap melanda kawasan tersebut.
Pulihkan Lahan Kritis
CEO Eiger Adventure, Ronny Lukito, menjelaskan bahwa kawasan Puncak dipilih karena memiliki tingkat kerusakan hutan yang cukup tinggi akibat alih fungsi lahan dan aktivitas manusia. Penanaman jutaan pohon ini diharapkan mampu mengembalikan fungsi hutan sebagai penyerap air sekaligus paru-paru kota.
“Eiger ingin menjadi bagian dari solusi. Menanam pohon bukan hanya simbolis, tapi investasi jangka panjang untuk generasi mendatang,” tegas Ronny.
Kolaborasi dengan Berbagai Pihak
Program ini tidak hanya dilakukan oleh Eiger semata, melainkan juga menggandeng pemerintah daerah, komunitas pecinta alam, lembaga swadaya masyarakat, hingga masyarakat sekitar. Dengan melibatkan banyak pihak, program penghijauan ini diharapkan dapat lebih berkelanjutan.
“Kolaborasi adalah kunci. Masyarakat harus ikut merawat pohon yang ditanam, karena keberhasilan program ini bergantung pada kebersamaan,” ujar Ronny.

Baca juga: Pemprov Jabar Stop Operasi Tambang Parung Panjang, Tertibkan Aktivitas Ilegal
Jenis Pohon yang Ditanam
Tidak sembarangan, Eiger menanam pohon yang sesuai dengan karakteristik tanah dan iklim di kawasan Puncak. Jenis-jenis pohon yang ditanam antara lain: puspa, damar, suren, hingga alpukat dan durian yang selain menjaga kelestarian lingkungan juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Ahli lingkungan dari IPB, Prof. Bambang Sutrisno, mengapresiasi langkah ini. “Pemilihan jenis pohon tepat, karena bisa memperkuat struktur tanah sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga melalui hasil panen,” katanya.
Dampak Jangka Panjang
Program penanaman 1,8 juta pohon ini diharapkan dapat menyerap jutaan ton karbon dalam kurun waktu puluhan tahun ke depan. Selain itu, vegetasi baru juga akan membantu menjaga sumber air yang memasok kebutuhan masyarakat Jabodetabek.
“Kalau hutan Puncak pulih, maka banjir di hilir bisa berkurang. Ini bukan hanya untuk Bogor, tapi juga untuk Jakarta,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat, Siti Nuraeni.
Eiger Tegaskan Komitmen Lingkungan
Eiger sebelumnya telah menjalankan berbagai program ramah lingkungan, seperti penggunaan material daur ulang untuk produk, pengurangan plastik sekali pakai, hingga kampanye Go Green Adventure.
“Ini bukan akhir, tapi awal dari gerakan besar. Kami ingin mengajak seluruh pecinta alam untuk menanam dan merawat pohon di manapun berada,” pungkas Ronny.









